| Sementara itu, Menteri Basuki dalam kunjungannya di Korea Selatan juga melakukan pertemuan dengan Executive Director Korea Exim Bank, Yang Hwan-joon, guna membahas rencana kerjasama lain di bidang pembangunan infrastruktur. Salah satu bentuk kerjasama kedua negara yang kini sedang berjalan adalah pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten. Dalam membangun waduk ini, Kementerian PUPR membutuhkan biaya sebesar Rp 1,07 triliun, yang sebagian pendanaannya mendapat pinjaman dari Pemerintah Korea Selatan. Pembangunan Bendungan Karian juga diikuti pembangunan saluran pembawa air baku melalui proyek Karian Serpong Conveyance System dengan biaya sekitar Rp 2,83 triliun, yang lagi-lagi mendapat bantuan pinjaman dari Pemerintah Korea Selatan. Jumlah dana tersebut kemudian digunakan untuk membiayai pembangunan saluran utama sepanjang 47,9 km, sub saluran 19,15 km, dan pembangunan Ciuyah Tunnel sepanjang 1.320 meter. Melalui conveyance, air baku dibawa hingga ke lima tempat pengolahan air atau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian-Serpong. Besaran nilai investasinya yakni sekitar Rp 6,56 triliun melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Let's block ads! (Why?) via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2NnWh0E |
No comments:
Post a Comment