Pages

Wednesday, September 26, 2018

Tantangan Penerapan B20 Ada di Tingkatan Operasional

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai, inisiatif pemerintah untuk mencampur bahan bakar biosolar dengan 20 persen minyak kelapa sawit atau B20 secara regulasi sudah bagus. Tapi, masih ada yang harus dibenahi di sisi operasional semisal bentuk penyalurannya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengatakan bahwa pasokan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) untuk bahan baku B20 lebih dari cukup.

"Apakah FAME-nya ada? More than enough. Kapasitas produksi biodiesel kita 12,04 juta KL, artinya 12,04 miliar liter. Dengan adanya perluasan ke non-PSO per 1 September (2018) kemarin, maksimum yang dipakai hanya 4 juta. Hanya sepertiga," paparnya saat mengadakan sesi bincang-bincang dengan rekan wartawan di Jakarta, seperti dikutip Kamis (27/9/2018).

Dengan ketersediaan FAME yang masih banyak tersebut, Rida menambahkan, itu bisa dimanfaatkan dengan mengekspornya ke luar negeri.

"Tapi masalahnya, enggak ada yang mau ngimpor. Karena itu dia, ada beberapa larangan. Padahal itu udah mulai oke (secara ketersediaan) sejak dimulainya non-PSO pakai itu 1 September kemarin," sambungnya.

"Begitu juga mulai dari Januari ke Desember tahun depan, kurang lebih (masih tersedia) 6 juta. Masih cukup, baru 50 persennya. Itu pun kalau lancar distribusinya," ia menambahkan.

Let's block ads! (Why?)

via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2OVbrHs
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Frss&max=3, then Send me an email


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment