| Sepanjang semester satu 2018, total penjualan wholesale Toyota Sienta di Indonesia hanya 2.253 unit. Padahal, pada 2017 Toyota sanggup meniagakan 8.580 unit (YoY). Apakah konsumen sudah bosan dengan model sekarang? Banyak faktor yang mempengaruhinya. Meski trennya turun, TAM belum mau menyuntik mati penjualan domestik Sienta. Toyota Indonesia masih jadi rumah produksi Sienta. Unit yang diproduksi masih menjadi barang ekspor ke beberapa negara Asean. Jumlahnya lumayan, 4.963 unit Sienta terkirim dari Januari hingga Juli 2018. Lantas bagaimana dengan Toyota Sienta di Indonesia, akankah ada pembaruan seperti yang di Jepang? Kami pun mengonfirmasi salah satu petinggi Toyota Astra Motor (TAM). "Rencana untuk improvement saat ini, kita masih pelajari baik produk maupun market-nya. Sienta di Indonesia dibuat di Facility Toyota di Indonesia. Jadi, tidak harus pada saat yang di Jepang berubah kita juga serta-merta berubah," papar Franciscus Soerjopranoto, Executive General Manager TAM saat dihubungi OTO.com. Pria yang akrab dipanggil Soerjo, menjabarkan cukup banyak. Saat mendatangkan produk anyar, kalkulasi bisnisnya mesti pas. Sebab, kebutuhan market di tiap negara pasti berbeda. Namun ia juga mengisyaratkan untuk melakukan penyegaran. "Karena produksinya di dalam negeri, kami jadi punya kemungkinan untuk menyesuaikan improvement, sesuai dengan kebutuhan market kita, yang belum tentu sama dengan negara lain dalam hal ini Jepang. Jika nanti ada improvement, pun harapannya bisa tepat. Baik secara benefit bagi customer maupun segmennya," tambahnya. Let's block ads! (Why?) via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2MMwqu8 |
No comments:
Post a Comment