| Jakarta Arema FC kembali harus melakoni partai berat. Setelah Persib Bandung, Singo Edan harus bersua dengan tim papan atas lainnya, Madura United (MU) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (17/9/2018), pada lanjutan Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Beban lebih besar juga ada di pundak Arema FC. Mereka dituntut menang lantaran empat laga sebelumnya belum memetik tiga poin. Hamka Hamzah dkk. masih terbenam di urutan ke-14 dengan 25 poin. "Saya mengerti situasi saat ini. Arema wajib menang. Pemain juga sepakat untuk memulai perjuangan lagi. Lupakan yang berlalu, sekarang harus fokus memenangi pertandingan lawan Madura United," kata pelatih Arema, Milan Petrovic. Pelatih asal Slovenia ini memahami jika MU di atas angin. Tim lawan datang dengan rekor tak terkalahkan dalam delapan pertandingan sebelumnya. "Madura menang lima kali dan tiga laga lainnya imbang. Tapi sekarang kami harus mengakhiri catatan bagus tersebut. Karena Arema sangat butuh kemenangan," tegas Milan. Skema menyerang juga sudah disiapkan. Meskipun MU punya lini serang yang juga menakutkan, Arema enggan main bertahan. Ada pesan yang ingin disampaikan oleh Milan, bahwa klasemen sementara bukan sebuah ukuran. "Madura melakukan beberapa perubahan putaran kedua. Sama seperti Arema. Tapi kami akan main lebih agresif. Tujuannya untuk mencetak gol cepat dan tentunya memenangi pertandingan," harapnya. Tambahan tiga poin tentunya bisa membawa Arema sedikit aman dari zona degradasi. Mereka hanya berjarak dua poin dari Perseru Serui yang menempati posisi ke-16. "Kami ingin menjauh dari zona bahaya tersebut. Ini juga menjadi semangat tersendiri agar pemain bisa mengerahkan semua kemampuan lawan Madura," jelasnya. Kepercayaan diri Arema untuk menekuk MU tak lepas dari komposisi pemain yang lebih lengkap. Ada tiga pemain inti yang absen melawan Persib Bandung sudah bisa dimainkan. Mereka adalah Arthur Cunha, Ahmad Alfariz, dan Rivaldi Bawuo. Let's block ads! (Why?) via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2Ouc0YD |
No comments:
Post a Comment