| Liputan6.com, Jakarta - Seorang penumpang Lion Air jengkel dengan pelayanan maskapai penerbangan tersebut. Kekesalannya pun ditumpahkan ke dalam bentuk tulisan di media sosial yang berjudul "Surat Terbuka Untuk Lion Air". Penumpang itu bernama Satwika. Minggu lalu, 16 September 2018, Satwika menumpang pesawat Lion Air dari Palembang menuju Jakarta, dengan jadwal penerbangan pagi hari. Seperti penumpang pada umumnya, malam harinya Satwika check in secara online. Dalam dokumen masuk ke pesawat (boarding pass) dia mendapatkan kursi nomor 35F. Namun, kenyataan ketika naik ke pesawat, tidak ada nomer kursi tersebut. "Kursi cuma sampai nomor 34. Sekali lagi, cuma sampai nomor 34. Sedangkan nomor kursi saya 35. Terus, saya duduk di mana dong? Lesehan deket toilet?" ujar dia ketika dikonfirmasi, Senin 24 September 2018. Tidak sampai di situ, Satwika juga mengeluhkan ketidakramahan oknum pramugari Lion Air. Padahal, saat itu ingin meminta penjelasaan. "Saya tanya baik-baik apakah saya berada di pesawat yang benar sesuai dengan tiket. Pramugari bilang, benar," ucap dia. "Kok nomor kursinya cuma sampai 34 mbak. Saya dapat nomor 35," saya lanjut bertanya. "Standby saja dulu. Nanti dijamin pasti dapat kursi," jawab si pramugari sambil ngeloyor pergi tanpa menjelaskan apa yang terjadi. Ternyata kejadian serupa juga dialami penumpang Lion Air lain. "Ada pasangan suami istri bawa anak yang senasib dengan saya. Setelah sempat berdebat, akhirnya petugas mengarahkan suami istri itu ke bagian depan. Saya tidak tahu lagi kelanjutannya. Sudah lelah jiwa," papar dia. Let's block ads! (Why?) via Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2xJ4Qsm |
No comments:
Post a Comment